Nilai-Nilai Sosial Di Masyarakat Dan Fungsinya
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar
bahkan menggunakan kata nilai. misalnya nilai mata pelajaran Geografi adalah 8,
hal ini menunjukkan bahwa seorang siswa memperoleh nilai yang baik dan bagus
pada mata pelajaran Geografi.
Pengertian nilai yang kita maksud disini adalah
suatu yang baik, bagus, dan sesuai yang diinginkan yang dianggap penting oleh
masyarakat. jadi nilai merupakan perasaan manusia tentang apa yang dianggap
baik dan apa yang dianggap buruk. Penentuan nilai itu baik atau benar harus
didasarkan pada ukuran dan pandangan orang banyak.
Nilai sosial merupakan anggapan, sikap dan
pandangan yang diberikan oleh masyarakat terhadap segala sesuatu yang dianggap
baik dan benar. serta pantas untuk dilakukan.
Dalam masyarakat Terdapat tiga jenis nilai sosial
yaitu sebagai berikut:
1) Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berwujud
kebendaan yang bermanfaat bagi manusia, contohnya kendaraan, gedung, perabotan
rumah tangga, alat-alat tulis dan lain sebagainya.
2) Nilai vital. yaitu segala sesuatu yang diperlukan
manusia agar bisa hidup dan melakukan kegiatan atau aktivitas. contohnya
makanan dan minuman, pakaian dan lain sebagainya.
3) Nilai spiritual atau kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi
rohani manusia. nilai spiritual dapat dibedakan menjadi empat macam yaitu:
a) Nilai moral atau nilai kebaikan, adalah nilai yang bersumber dari unsur
kemampuan (etika) dan kehendak (karena).
b) Nilai kebenaran. adalah nilai yang bersumber dari unsur akal manusia (akal,
Bude, dan Cipta).
c) Nilai keindahan. adalah nilai yang bersumber dari rasa manusia (perasaan
dan seni).
d) Nilai agama atau nilai religius. Adakah nilai ketuhanan dan kerohanian yang
tertinggi dan bersifat mutlak.
Fungsi nilai sosial
Nilai sosial yang hidup dalam masyarakat pada
umumnya mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai berikut:
1. Sebagai petunjuk (pedoman) yang mengarah orang
berpikir dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai sosial yang berlaku.
contohnya: seseorang pendatang baru yang pindah dari
suatu tempat harus mempelajari dan mengikuti nilai-nilai sosial yang terdapat
di masyarakat tersebut. mana yang baik dan mana pula yang tidak baik agar
menjadi petunjuk atau pedoman baginya untuk bertindak dan bertingkah laku.
2. Sebagai pemersatu yang dapat mempersatukan orang
atau kelompok Karena terdapat kesamaan nilai dalam hidup bermasyarakat.
Contoh: orang-orang berkumpul dan bersatu
melakukan gotong royong secara bersamaan untuk melakukan sesuatu kegiatan,
gotong royong adalah salah satu ciri asli budaya Indonesia. nilai sosial
seperti itu masih dapat kita temukan di pedesaan, sedangkan di perkotaan
kegiatan seperti ini sudah jarang terjadi, nilai religius juga mampu
mempersatukan banyak orang karena adanya kepentingan bersama untuk memenuhi
kebutuhan rohani.
3. Sebagai benteng perlindungan hidup bermasyarakat.
hal ini akan terasa lebih ada ancaman terhadap nilai-nilai sosial yang hidup di
masyarakat. suatu masyarakat yang religius Bila lingkungannya berkembang tempat
maksiat, masyarakatnya akan secara bersamaan melakukan perlawanan Agar
lingkungan mereka terbebas dari tempat maksiat.
4. Sebagai pendorong kehidupan bermasyarakat. nilai
sosial akan menuntun dan mendorong manusia untuk berbuat kebaikan. seseorang
akan berhasil bila ia mampu menempatkan diri sebagai orang yang berbudi luhur
dan kreatif sehingga disenangi dan disegani masyarakat sekitarnya. seseorang
akan menjadi panutan bagi masyarakat sekitarnya manakah ia selalu membuat
kebaikan dalam masyarakat. seseorang pemimpin akan berhasil bila ia berbudi
luhur, dan mampu menggerakkan masyarakat untuk menuju keberhasilan yang lebih
tinggi.
0 Response to "Nilai-Nilai Sosial Di Masyarakat Dan Fungsinya"
Posting Komentar
Apa pendapat kamu?
Yuk, luangkan waktu kamu sebentar untuk memberikan pendapat agar pelayanan Ruanginfo bisa lebih baik lagi.